Banyak yang mengatakan jika seorang calon ibu yang memiliki mata minus sudah pasti akan melakukan persalinan dengan metode sesar nantinya. Hal tersebut sering kali beredar, sehingga membuat banyak calon ibu merasa cemas membayangkan persalinannya nanti.

Apakah hal itu hanya mitos semata atau bukan?

Dr. IvanderUtama F.MAS, SpOG.menjawab pertanyaan tersebut dengan tegas dalam ulasannya  “Mata minus harus sesar? Belum tentu!” tegas dr. Ivander .

Dokter pun tidak sembarang menentukan metode persalinan untuk ibu hamil dengan mata minus. Pada dasarnya proses mengedanan pada proses persalinan normal belum tentu dapat menyebabkan kerusakan pada retina.

“Pada prinsipnya yang dikhawatirkan dengan mata minus dan persalinan normal adalah terjadinya valsavaretinopati. Yaitu, kelainan atau kerusakan pada retina akibat proses mengedan,” tulisnya.

Tenang saja, kerusakan retina pada umumnya memiliki banyak faktor penyebab. Misalnya ibu hamil yang memiliki latar belakang kesehatan yang tidak baik, misalnya ia penderita hipertensi dan diabetes. “Valsavaretinopati hanya terjadi pada kasus-kasus dimana sudah terjadi kerusakkan pada retina atau selaput jala sebelumnya, misalnya pada bumil dengan darah tinggi lama, diabetes, atau mata minus yang progresif atau terus bertambah,” jelasnya lagi.

Jika calon ibu sudah dipastikan oleh dokter untuk mejalani proses sesar, lebih baik anda mematuhinya. Bukan tanpa alasan, dokter sudah memikirkan semua risiko yang akan terjadi nanti. Bila dipaksa melakukan persalinan normal, kondisi mata anda semakin fatal karena ada tekanan yang hebat pada bola mata anda saat megedan.

“Kerusakkan yang sudah terjadi akan bertambah parah saat bumil mengedan, hal ini terjadi karena peningkatan tekanan pada bagian belakang bola mata,” tulisnya.

Biasanya, dokter kandungan akan merujuk anda untuk menjalankan pemeriksaan medis oleh dokter mata untuk memastikan segalanya aman selama proses persalinan nanti. Tidak perlu terlalu khawatir dengan apapun proses persalinanya bunda, sebab tubuh anda sudah didesain secara alami untuk menjalankan persalinan.

“Untuk memastikan aman atau tidaknya persalinan nanti, seorang bumil dengan mata minus harus konsultasi dan diperiksa oleh dokter spesialis mata terlebih dahulu,” tutupnya.

Sumber : dr. Ivander R. Utama, F.MAS.Sp.OG – RSIA Bunda Jakarta

 

Share
Leave a Reply