IMG_7716Rabu 23 September 2015, pendiri Bunda Medik Healthcare System (BMHS) Dokter Rizal Sini meluncurkan buku pertamanya yang berjudul Love And Devotion.

Buku yang bercerita pengalaman hidupnya ini memang menarik untuk dibaca, semua berawal ketika awal tahun 70an, pertarungan batin dilalui Rizal ketika hendak mendirikan rumah sakit bersalin. Jiwa enterpreneurnya pun seketika tertantang dan naluri bisnis bergerak bersamaan dengan berkembangnya kebutuhan pelayanan kesehatan saat itu. Namun disaat yang sama muncul pertanyaan apakah etis seorang dokter terjun dalam dunia bisnis.

Seiring dengan pertanyaan yang kerap muncul, Rizal pun berhasil mengembangkan rumah sakit Bunda yang memiliki kehormatan karena pelayanannya yang menyentuh dan berkarakter. Rumah sakit Bunda juga terkenal sebagai salah satu institusi pelayanan kesehatan yang kokoh dari sisi bisnis.

Kisah berdirinya RS. Bunda ini kemudian menjadi salah satu bagian hidup dr. Rizal yang dituliskan Alberthiene Endah dalam buku Love and Devotion. 16 bab buku ini mencoba merangkai perjalanan hidup sang dokter mulai dari masa kecilnya di Padang pada masa penjajahan, kemudian merantau ke Jakarta dan menimba ilmu di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Yang akhirnya membawa Rizal menjadi seorang ginekolog terkemuka di Jakarta.

Alberthiene tidak lupa menuliskan juga detail kisah persahabatan dan kehidupan keluarga yang akan membuat pembaca ikut terlibat dalam kisah hidup sang dokter.

“Melalui buku ini saya ingin berbagi ilmu dari sekolah kehidupan yang telah saya arungi, banyak harapan yang saya titipkan dalam buku ini sehingga tidak hanya mereka yang tertarik pada dunia rumah sakit dan bisnis kesehatan saja yang bisa membacanya, namun buku ini juga untuk semua orang yang masih percaya dengan kerja keras dan nait baik mampu mendorong kita mencapai apa yang ingin kita raih,” kata dokter Rizal dalam peluncuran buku di RS. Bunda menteng jakarta (23/9).

Alberthiene mengatakan buku yang ditulisnya ini mengisahkan perjuangan seorang dokter dalam membangun impiannya mendirikan sebuah rumah sakit yang mumpuni. “Bagaimana ia bisa mengandalkan intuisinya sebagai praktisi kedokteran sekaligus melajukan jiwa enterpreneurship pada koridornya. Sebuah kisah hidup memikat yang mengajarkan tentang perjuangan, prinsip hidup itikad baik dan komitmen. Beragam nilai sebagai penjaga kehidupan,” tutup Alberthiene.

 

Share
Leave a Reply