23 Nov 2017
November 23, 2017

Tips Mengatasi Kejang Demam

0 Comment

Kejang demam adalah kejang yang terjadi pada saat tubuh mengalami demam secara mendadak atau drastis, biasanya terjadi pada kenaikan suhu tubuh diatas 38°C, biasanya terjadi dihari pertama demam ketika tubuh belum terbiasa dengan kenaikan suhu tubuh. Demam disini adalah kenaikan suhu tubuh diatas 37,5°C, biasanya terjadi ketika anak mengalami infeksi baik itu infeksi virus atau bakteri.

Kejang tanpa adanya kenaikan suhu tubuh tidak bisa dikategorikan sebagai kejang demam. Kejang demam banyak dialami oleh anak-anak terutama bayi dan balita, biasanya terjadi pada usia 6 bulan – 5 tahun. Setiap anak memiliki suhu ambang yang berbeda, ada yang sudah mengalami kejang ketika suhu mencapai 38°C, ada yang baru kejang ketika suhu mencapai 40°C. Tidak ada penyebab pasti kejang demam ini, namun diduga adalah faktor genetik.

Biasanya orangtua panik bahkan cenderung ketakutan apabila anaknya mengalami kejang demam. Sebenarnya kejang demam adalah suatu kasus kegawatdaruratan yang bisa segera diberikan pertolongan di rumah agar tidak menimbulkan kejadian yang tidak diharapkan pada anak anda.

Berikut tips mengatasi kejang demam pada anak yang bisa dilakukan di rumah sebagai upaya pertolongan pertama sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan supaya tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diharapkan.

  1. Jangan panik, tetap tenang supaya kita bisa memberikan pertolongan pertama.
  2. Letakkan anak anda di tempat aman dan sejuk dan miringkan posisi badannya agar terhindar dari bahaya tersedak.
  3. Jangan masukkan benda2 maupun makan serta minum saat anak anda kejang.
  4. Jangan berusaha menahan gerakan anak atau menghentikan kejang secara paksa.
  5. Amati gerakan kejangnya sebagai informasi untuk dokter anda.
  6. Apabila anak mengalami kenaikan suhu diatas 37,5°C, segera berikan obat penurun panas yang selalu tersedia di rumah. Konsultasikan dengan dokter obat panas yang sesuai dan dosis yang sesuai dengan berat badan anak anda. Berikan asi atau minum  lebih banyak agar anak anda  tidak dehidrasi.
  7. Selalu sediakan obat kejang apabila anak anda pernah mengalami kejang demam.
  8. Kenali gejala kejang pada anak, kadang kita tidak sadar saat anak mengalami kejang. Bentuk kejang yang umum dijumpai adalah mata mendelik atau berkedip-kedip, kedua tangan dan kaki kaku terkadang diikuti kelojotan, dan anak biasanya tidak sadar atau tidak memberikan respon saat dipanggil.
  9. Berikan obat kejang yang diberikan lewat duburyang sudah diresepkan dokter saat anak kejang (biasanya dokter akan membekali obat anti kejang apabila anak pernah mengalami lebih dari sekali riwayat kejang demam)
  10. Segera bawa ke dokter atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.

Demikian tips mengatasi kejang demam supaya anak kita terhindar dari bahaya apabila terlambat mengatasinya. Yang terpenting adalah jaga selalu kesehatan anak anda agar mereka terhindar dari infeksi , pastikan mereka mendapatkan nutrisi yang baik serta istirahat yang cukup. Selalu jaga kebersihan badan anak anda, rumah serta lingkungan anak anda. Dan segera berikan pengobatan apabila anak dalam kondisi tidak sehat. Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati.

Sumber : dr. Lili Marliani – RSIA Citra Ananda

 

Leave a Reply