Data Mutu RSU Bunda Jakarta

PENINGKATAN MUTU DAN SASARAN KESELAMATAN PASIEN RSU BUNDA JAKARTA TAHUN 2017

Study (Analisa Data) Action Evaluasi
Capaian angka waktu tunggu hasil pelayanan thoraks foto pada triwulan III sudah mencapai standar, pada triwulan II capaian angka tidak sesuai dengan standar yang telah ditentukan Suvervisi oleh Ka. Ins. Radiologi dan Kepala Ruangan 1.    Mempertahankan Pencapaian

2.    Mengganti indicator pada tahun 2018

 

Study (Analisa Data) Action Evaluasi
Capaian angka kesiapan waktu tunggu tim operasi elektif < 1 jam pada triwulan IIItidak sesuai dengan standar Suvervisi oleh Kepala Ruangan

 

1.    Suvervisi oleh kepala ruangan mengenai hambatan tim operasi dan alat medis (Sudah dilakukan oleh PJ OK pendekatan ke dokter Operator untuk manajemen waktu)

 

2.    PJ OK meningkatkan komunikasi pihak ke 3 (alat) dalam persiapan operasi

 

Study (Analisa Data) Action Evaluasi
Capaian indicator untuk angka tertusuk jarum terjadi pada bulan januari dan februari 1.    Melakukan sosialisasi

2.    Supervisi ke K3

Sudah disosialisasi pada bulan maret 2017 (Nabila)

 

Study (Analisa Data) Action Evaluasi
Capaian target untuk indicator edukasi asi eksklusif belum sesuai dengan target 1.     Supervisi Kabid Keperawatan dan Ka Ruangan

2.     Meningkatkan kepatuhan SPO

Dilakukan pengiriman konselor laktasi pada bulan februari dan mei 2017 yaitu 1 perawat. OJT perawat baru dikamar bayi 1 orang

 

Study (Analisa Data) Capaian indikator kepatuhan identifikasi pasien dengan nama, umur, No Rekam Medik masih dibawah standar dengan capaian paling rendah pada Bulan April yaitu : 76%.
Action 1.     Sosialisasi kepatuhan terhadap SPO identifikasi pasien

2.     Supervisi kepala unit 3.

3.     Pelatihan mutu dan keselamatan pasien untuk semua pegawai

4.      Meningkatkan komitmen petugas

 

Study (Analisa Data) Capaian indikator kelengkapan assesmen resiko jatuh setiap pasien rawat inap masih dibawah standar
Action 1. Mengintensifkan sosialisasi dan supervisi oleh kepala unit

2. Melengkapi blangko asesmen ulang resiko jatuh