demo

Article

blog article

Teknik Operasi MISS untuk Menyembuhkan Nyeri Tulang Belakang

Masih berkembang ketakutan atau mitos masyarakat terhadap resiko operasi tulang belakang, yang dikatakan dapat menyebabkan kelumpuhan /kecacatan. Tentu saja mitos ini tidak benar adanya. Bahkan dengan makin berkembangnya ilmu dan teknologi pembedahan tulang belakang saat ini, kekawatiran itu sudah harus ditinggalkan. Saat ini telah dikembangkan teknik terbaru pembedahan tulang belakang dengan prinsip Minimally Invasive Spine Surgery (MISS) yang merupakan metode invasif minimal, menggunakan bedah mikro dengan mikroskop atau bedah teropong / endoskopi, atau dengan alat-alat lainnya sebagai pemandu pembedahan. Peralatan dan Teknik Operasi MISS untuk Menyembuhkan Nyeri Tulang Belakang memperkecil kerusakan tulang, saraf dan jaringan lainnya di sekitar tempat operasi, sehingga angka komplikasi pasca operasi menjadi sangat sangat kecil . Pasien tidak perlu khawatir akan komplikasi pasca operasi termasuk resiko kelumpuhan / kecacatan. Saat ini teknik MISS ini sudah dikembangkna juga di Indonesia.
 
Keunggulan MISS
 
Minimally Invasive Spine Surgery (MISS) saat ini telah menjadi salah satu operasi rutin yang dilakukan oleh ahli bedah saraf tulang belakang di seluruh dunia. Di Amerika, Eropa, Asia dan Australia, sudah berkembang teknik ini. Juga di Indonesia, beberapa dokter bedah saraf tulang belakang sudah rutin melakukan teknik MISS ini.
 
Teknik pembedahan tulang belakang ini menjadi solusi alternatif bagi penanganan kasus tulang belakang karena memiliki beberapa keunggulan, seperti: luka operasi yang kecil, kerusakan jaringan lunak yang lebih sedikit, kehilangan darah yang minimal, rasa sakit yang lebih ringan, komplikasi yang lebih sedikit, masa rawat inap yang lebih singkat,masa penyembuhan yang lebih cepat sehingga pasien dapat segera kembali menjalani aktivitas sehari-hari.
 
Keluhan Nyeri tulang belakang kerap mengganggu aktivitas seseorang. Nyeri tulang belakang yang tidak ditangani dengan tepat hingga menjalar ke tangan dan kaki atau disertai dengan keluhan seperti kram dan kesemutan sampai dengan rasa tebal disertai kelemahan kaki dan/atau tangan, gangguan buang air besar dan kecil, disfungsi seksual maupun kelumpuhan parsial/total anggota gerak. Nyeri tulang belakang dapat juga disebabkan oleh cedera/patah tulang belakang, osteoporosis, infeksi, tumor atau kelainan bentuk tulang belakang (skoliosis) yang akhirnya dapat menurunkan kualitas hidup seseorang.
 
Teknik penyembuhan keluhan tulang belakang / saraf tulang belakang dengan menggunakan Teknik Operasi MISS untuk Menyembuhkan Nyeri Tulang Belakang hampir seluruh kasusnya dapat dijalani oleh semua pasien. Pasien mungkin terlebih dahulu menjalani terapi konservatif, seperti fisioterapi dan obat-obatan. Apabila terapi konservatif tidak memberikan hasil yang diharapkan, biasanya baru akan dilakukan operasi.
 
Pasien yang dapat ditangani denganTeknik Operasi MISS untuk Menyembuhkan Nyeri Tulang Belakang, antara lain Penyakit Degenerasi bantalan tulang belakang (Degenerative Disc Disease), saraf kejepit (Hernia Nukleus Pulposus), stenosis (Penyempitan saraf tulang belakang), Kelainan bentuk tulang belakang seperti Skoliosis, Infeksi pada tulang belakang/saraf tulang belakang, Ketidakstabilan tulang belakang, dan Patah tulang belakang baik karena kecelakaan maupun karena keropos tulang akibat penuaan.
 
Minimally Invasive Spine Surgery (MISS) saat ini, terutama dengan teknik bedah mikro, telah menjadi salah satu operasi rutin yang dilakukan oleh ahli bedah saraf tulang belakang di seluruh dunia. Di Indonesia, beberapa dokter bedah saraf tulang belakang, telah sering mengerjakannya, baik dengan teknik bedah mikro mau pun teknik bedah teropong / endoskopi.
 
Sumber : DR. dr. M. Wawan Mulyawan, SpBS(K) - RSU Bunda Jakarta

Copyright © BMHS 1973 Group. All Rights Reserved.