News

Perbedaan Kontraksi Asli dan Palsu

blog article

Bagi Bunda yang sedang mengalami hamil pertama pasti masih banyak yang bingung terkait perbedaan kontraksi asli dan palsu. Ga apa apa, wajar kok Bunda. Semua pasti mengalami hal yang sama.

Nah, untuk kontraksi sendiri sebenarnya dari awal kehamilan kita sudah bisa merasakannya. Biasanya sering digambarkan dengan keluhan "Perut kram seperti  mau menstruasi" atau perutnya terasa kencang.

Kontraksi palsu sendiri biasanya sudah bisa mulai timbul di akhir trimester II sampai menjelang proses persalinan.

Pencetusnya paling sering adalah aktifitas fisik, kecapean, terlalu lama berdiri, keputihan, atau bahkan duduk di satu posisi terlalu lama juga dapat memancing kontraksi palsu.

Ciri-ciri kontraksi palsu yang paling khas adalah sifatnya random. Random disini maksudnya adalah intesitas, waktu timbulnya, dan durasi kontraksinya tidak beraturan.

Biasanya dengan istirahat, kontraksi palsu ini sudah bisa langsung berkurang, dan ketika aktifitasnya dimulai lagi keluhannya kembali terasa oleh ibu. Kontraksi palsu jika timbul 3-4x dalam sehari masih wajar, tapi jika sering muncul nah itu baru berbahaya. Dikhawatirkan berubah menjadi kontraksi asli nantinya.

Kontraksi asli sendiri cirinya sangat khas.

  1. Durasi teratur (lama terjadinya kontraksi)
  2. Frekuensi teratur (jumlah kontraksi yan terjadi dalam 10 menit)
  3. Intesitas kontraki makin lama makin kuat alias makin membuat sakit

Durasi kontraksi asli akan makin lama dirasa. Jika di awal-awal 1x kontraksi mungkin bertahan 10 detik, selanjutnya makin lama seiring bukaan yang bertambah durasi kontraksi juga akan makin lama, bisa mencapai 30-45 detik dalam 1x kontraksi.

Dan frekuensinya yang awal-awal hanya 1x dalam 10 menit, lama-lama akan makin sering bisa mencapai 3-4x kontraksi dalam 10 menit.

dr. Hasni Kemala Sari, SpOG - RSIA Citra Ananda


(KONSULTASIKAN DIRI ANDA SEGERA !)

RUMAH SAKIT BUNDA GRUP

Call Centre : 1-500-799


Copyright © RS Bunda Group. All Rights Reserved.