News

Cara Menghitung Usia Kehamilan

Banyak yang bertanya-tanya tentang bagaimana sebenarnya cara menghitung usia kehamilan atau gestational age dan menentukan kapan perkiraan persalinan. Postingan ini juga untuk menjawab kecurigaan orang-orang mengenai kenapa usia pernikahannya lebih muda daripada usia kehamilannya.

  1. Usia kehamilan (gestational age) mulai dihitung dari hari pertama haid terakhir (HPHT). Bukan dari kapan masa subur, juga bukan dari kapan hubungan suami istri atau malam pertamanya. Oleh karena itu, seringkali yang haidnya 1 minggu sebelum menikah seringkali haidnya 1 minggu sebelum menikah akan memiliki usia kehamilan yang lebih maju daripada usia pernikahan
  2. Tanggal perkiraan persalinan dihitung dengan rumus Naegele. Caranya gampang kok, yaitu tanggal hari HPHT ditambah 7 dan bulan HPHT dikurang 3. Bila tanggal HPHT setelah dijumlah ternyata lebih dari 30, maka bulannya dikurang 2 dan hari HPHT dikurang 30
  3. Tanggal yang muncul di No. 2 adalah tanggal perkiraan persalinan, yaitu saat usia kehamilan memasuki 40 minggu. Sedangkan kehamilan dikatakan cukup bulan adalah diantara 37 – 41 minggu. Oleh karena itu, persalinan baik secara normal maupun sesar bisa terjadi sebelum atau setelah tanggal perkiraan persalinan
  4. Rumus ini berlaku bila haidnya teratur dan memiliki siklus 28 hari. Bila siklus haidnya tidak teratur, maka menghitung dengan cara ini menjadi tidak efektif lagi
  5. Usia kehamilan akan lebih akurat lagi bila dilakukan USG sejak awal trimester pertama dan 16 minggu
  6. Oleh karena itu, jangan langsung curiga bila ada yang usia kehamilannya berbeda dengan usia pernikahan.

 dr. Ivander R. Utama, FMAS, SpOG, MSc - RSIA Citra Ananda


(KONSULTASIKAN DIRI ANDA SEGERA !)

RUMAH SAKIT BUNDA GRUP

Call Centre : 1-500-799


Copyright © RS Bunda Group. All Rights Reserved.